Ketika hujan datang, sahabat
selalu berkata,
Walaupun hujan deras nanti berhenti, persahabatan kita tak akan berhenti...
Saat musim panas tiba, Sahabat juga berkata,
Biarpun tanah retak karena kemarau, persahabatan kita akan selalu terikat erat walau dimakan zaman...
Saat cahaya matahari menyengat bumi, sahabat pun berkata,
Panasnya bumi tak akan menghanguskan rasa cinta kita kepada seorang sahabat...
Saat musim gugur itu datang, sahabat berkata,
Daun-daun kering yanggugur hanya sebatas skenario asam manis persahabatan kita...
Ketika salju mulai mendinginkan bumi, sahabat akan berkata,
Dinginnya hari tak bisa membuat persahabatan di antara kita membeku....
Setelah semua musim terlalui, dan tibalah musim semi, sahabat lalu berkata,
Indahnya musim semi seakan menjadi saksi kebadian dalam persahabatan....
Walaupun hujan deras nanti berhenti, persahabatan kita tak akan berhenti...
Saat musim panas tiba, Sahabat juga berkata,
Biarpun tanah retak karena kemarau, persahabatan kita akan selalu terikat erat walau dimakan zaman...
Saat cahaya matahari menyengat bumi, sahabat pun berkata,
Panasnya bumi tak akan menghanguskan rasa cinta kita kepada seorang sahabat...
Saat musim gugur itu datang, sahabat berkata,
Daun-daun kering yanggugur hanya sebatas skenario asam manis persahabatan kita...
Ketika salju mulai mendinginkan bumi, sahabat akan berkata,
Dinginnya hari tak bisa membuat persahabatan di antara kita membeku....
Setelah semua musim terlalui, dan tibalah musim semi, sahabat lalu berkata,
Indahnya musim semi seakan menjadi saksi kebadian dalam persahabatan....
“We had joy, we had fun, we had season in the sun”
-Iem Memories-