Sajak sederhana, untuk negeriku tercinta. Bumi lancang kuning, yang kini tak bergeming.
Negeri bertuah, yang kini berulah.
Negeri melayu, kini menanggung malu.
Nakhoda berbuat nista, semua awak terkena siksa.
Friday, September 26, 2014
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)